Laporan Kuesioner

Penelitian - Generasi Z - 2026

Niat beli Generasi Z terhadap minuman beralkohol impor di Indonesia.

Analisis 71 respons kuesioner dengan kerangka TPB yang diperluas - Status Consumption, Country of Origin, Health Consciousness, Brand Image, Hedonic Motivation.

-total respons
-lolos screening
-item pertanyaan
9konstruk
Data aktif: DRAFT KUESIONER SCOPUS (Responses).xlsx
data bawaan
Atau seret & lepas file .xlsx di sini Struktur kolom harus sama dengan kuesioner asli (49 kolom: Timestamp, Email, Consent, C4-C6 screening, lalu 43 item Likert)
01

Ringkasan eksekutif

Dari 71 respons yang masuk, sebanyak 59 responden lolos saringan (Generasi Z, usia ≥ 18 tahun, dan pernah mendengar produk alkohol impor). Skor diukur pada skala Likert 1–5.

Konstruk dengan skor tertinggi adalah Health Consciousness (kesadaran kesehatan) - wajar untuk topik alkohol. Sebaliknya, Subjective Norm memiliki skor terendah, menunjukkan tekanan sosial yang relatif lemah. Niat beli (PI) berada di titik netral, sekitar 3.05.

Seluruh konstruk menunjukkan reliabilitas yang sangat baik (Cronbach's α > 0.86), sehingga instrumen layak digunakan untuk analisis lanjutan seperti PLS-SEM.

02

Profil responden

Tiga pertanyaan saringan menentukan kelayakan partisipan. Hanya yang menjawab "Ya" pada ketiganya yang dianalisis.

Generasi Z

Lahir 1997–2013

Usia ≥ 18 tahun

Sesuai batas legal

Awareness produk

Pernah dengar alkohol impor

03

Skor rata-rata per konstruk

Bar mendatar = mean skor (1–5). Garis pendek di tiap bar = standar deviasi. Garis merah putus-putus pada 3.0 adalah titik netral.

Reliabilitas instrumen - Cronbach's α

Nilai α > 0.7 dianggap reliabel. Semua konstruk dalam studi ini melampaui ambang tersebut.

KonstrukItemMeanSDMedianCronbach αKualitas
04

Distribusi jawaban per item

Pilih konstruk untuk melihat distribusi Likert 1–5 (%) untuk setiap pertanyaan.

1 - Sangat Tidak Setuju 2 - Tidak Setuju 3 - Netral 4 - Setuju 5 - Sangat Setuju
KodePertanyaanMeanSDN
05

Korelasi antar konstruk

Heatmap Pearson. Warna lebih tua = korelasi lebih kuat (merah negatif, hijau positif). Klik sel untuk detail.

Korelasi terhadap Purchase Intention

Variabel apa yang paling kuat menjelaskan niat beli pada sampel ini?

06

Literatur pendukung

Pilihan artikel jurnal terindeks Scopus / Q1 yang paling relevan dengan model penelitian.

TPB · Alkohol

Hypotheses for the Reasons behind Beer Consumer's Willingness to Purchase Beer

Wang et al. (2020) · Foods · MDPI, Scopus Q1

Model TPB diperluas dengan alcohol identity dan norma deskriptif - relevan untuk uji hipotesis ATT/SN/PBC → PI.

→ Baca
Gen Z · Beverage

Gen-Z online purchase intention of 0.0% alcohol beverages in Malaysia

Lim et al. (2025) · Journal of Islamic Marketing · Emerald Q1

Konteks Muslim-majority Asia Tenggara, model SOR, fokus Gen Z - paling dekat secara geografis & demografis.

→ Baca
COO · Indonesia

Influence of Country of Origin on Purchase Intention in Indonesia

Proceedings IConEnt UPH

COO → PI dimediasi oleh Brand Image dan Attitude - landasan untuk hipotesis mediasi.

→ Baca
COO · Wine

Perceived country of origin image on imported wine purchase intention

Liu et al. (2023) · IJCHM · Emerald Q1

Studi COO terhadap wine impor di Tiongkok - paling dekat dengan objek penelitian Anda.

→ Baca
Gen Z · Jakarta

Jakarta's Generation Z: Brand Image, Perceived Quality, Country of Origin

Binus Business Review · n=412 Gen Z Jakarta

Sampel & konteks sangat dekat (Gen Z Jakarta). Acuan untuk strukturasi instrumen.

→ Baca
Health · Gen Z

Health Consciousness and Trust on Gen Y/Z Functional Beverages

Anggraeni et al. (2023)

Kesadaran kesehatan sebagai prediktor PI pada beverage - paralel dengan konstruk HC Anda.

→ Baca
Halal · Indonesia

Indonesian young consumers' halal purchase intention of foreign-branded food

Suhartanto et al. (2023) · HSSCOMMS · Nature, Q1

Konteks Muslim Indonesia + produk impor - penting untuk diskusi etika & batasan studi.

→ Baca
Premium · Status

Social group influences when intending to purchase premium alcohol

Cogent Business & Management (2023)

Status consumption + premium alcohol - pondasi untuk konstruk SC Anda.

→ Baca
07

Literatur berdasarkan temuan

Dipetakan ke pola jawaban responden. Klik filter di bawah untuk fokus pada satu tema.

01

Motivasi Gengsi, Status & Hedonisme

Temuan: SC = 3.42 · HM = 2.97 - moderat ke bawah. Status sebagai pendorong terbatas; sebagian responden tetap tertarik karena alasan kesenangan, namun bukan motif utama.

02

Pengaruh Negara Asal & Merek

Temuan: COO = 3.69 · BI = 4.00 - tinggi. Konsumen mempertimbangkan negara asal dan reputasi merek; produk dari negara maju dinilai lebih berkualitas (COO3 mean = 3.95).

03

Resistensi karena Faktor Kesehatan

Temuan: HC = 4.20 (tertinggi). Kesadaran kesehatan menjadi hambatan dominan. HC1 (memperhatikan dampak kesehatan) mean = 4.29.

04

Norma Sosial & Hambatan Religio-Kultural

Temuan: SN = 2.77 (terendah). Tekanan sosial untuk mencoba alkohol impor lemah. SN3 ("ada tekanan sosial") mean hanya 2.48. Konsisten dengan konteks Indonesia mayoritas Muslim.

05

Niat Beli Ambivalen Gen Z

Temuan: PI = 3.05 (netral). Item PI2 ("akan beli dalam waktu dekat") = 2.70, sedangkan PI1 ("berniat mencoba di masa depan") = 3.34 - ambivalensi antara niat mencoba vs aksi nyata.

06

Konteks Indonesia / Muslim-majority

Temuan: Skrining menggugurkan ~17% sampel (12 dari 71) karena belum legal usia atau belum aware. Konteks halal/non-halal penting untuk diskusi etika riset & batasan generalisasi.

08

Query string siap-pakai

Bahasa Inggris (default untuk database internasional) dan versi Bahasa Indonesia (untuk Garuda, Sinta, OneSearch). Klik Salin untuk menyalin.